Ketika Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) terbentuk pada dekade 1990-an, muncul wacana baru dalam pemikiran politik Islam Indonesia, yaitu relasi antara Islam kulkural dan Islam struktural. Kalangan intelektual Islam yang sebelumnya terlibat secara intens dalam upaya pengembangan umat melalui jalur kebudayaan, mulai mencoba memasuki gerbang kekuasaan.